Bandung, 27 Januari 2026 — Peran figur publik kini semakin mendominasi strategi pemasaran merek-merek global. Salah satunya, Jennie Kim dari Blackpink yang memberikan pengaruh luar biasa terhadap nilai komersial brand internasional. Banyak ahli kini menyebut fenomena ekonomi ini dengan istilah Jennienomics.
Apa Itu Fenomena Jennienomics?
Secara garis besar, Jennienomics merujuk pada lonjakan valuasi merek setelah Jennie Kim memberikan dukungannya. Biasanya, publik mengenal istilah ini sebagai Jennie Effect. Namun, skala pengaruhnya kini jauh lebih luas daripada sekadar tren sesaat.
Contohnya, rumah mode ternama seperti Chanel dan Calvin Klein selalu melibatkan Jennie dalam kampanye mereka. Sebab, kehadiran Jennie mampu memperkuat identitas merek secara instan di mata dunia. Selain itu, produk yang ia kenakan pasti langsung memicu lonjakan pencarian di internet. Oleh karena itu, banyak produk langsung terjual habis setelah Jennie mengunggahnya di media sosial.
Alasan di Balik Kesuksesan Jennienomics
Menurut para pengamat, popularitas Jennie tidak muncul karena status selebritasnya semata. Sebaliknya, Jennie memiliki kemampuan unik untuk membangun citra personal yang sangat kuat. Hal ini membuat audiens generasi muda merasa terhubung secara emosional dengan produk tersebut.
Lebih lanjut, keterlibatan idol K-pop kini menjadi strategi paling efektif untuk menjangkau pasar global. Apalagi, media sosial mempercepat penyebaran tren tersebut ke jutaan pengguna dalam sekejap. Maka dari itu, satu unggahan foto Jennie bisa memberikan dampak ekonomi yang setara dengan iklan konvensional bertahun-tahun.
Pergeseran Strategi Pemasaran Modern
Saat ini, dunia pemasaran sedang mengalami perubahan arah yang sangat besar. Kini, brand tidak lagi hanya menjual produk fisik secara kaku. Namun, mereka menjual gaya hidup dan nilai yang melekat pada figur publik. Dalam konteks ini, Jennienomics menjadi bukti nyata keberhasilan strategi representasi merek tersebut.
Sebagai penutup, Jennie Blackpink berhasil menghubungkan industri hiburan dengan dunia fashion kelas atas. Singkatnya, fenomena Jennienomics akan terus berkembang pesat di masa depan. Hal tersebut sejalan dengan meningkatnya peran media digital dalam membentuk perilaku konsumen global.










